Korea Utara dan Selatan saling tembak di perbatasan

Korea Utara serta Korea Selatan saling melepas tembakan di Zona Demiliterisasi (DMZ) dengan memisahkan kedua negara.

Tembakan yang dilepaskan oleh Korea Utara pada pukul 07: 41 (05: 41 WIB) menghantam pangkalan penjagaan Korea Selatan di praja perbatasan Cheorwon, kata pernyataan militer di Seoul.

Tak ada korban yang dilaporkan sejak pihak Korea Selatan.

Sebagai tanggapan, Korea Selatan menembakkan “dua rentetan tembakan dan menyerahkan peringatan sesuai dengan manual kami”, kata pernyataan dari militer itu.

Tidak jelas apa yang memprovokasi tembakan awal. Kepala staf gabungan mengatakan bahwa mereka telah berusaha menghubungi Korea Mengetengahkan melalui saluran militer untuk menyungguhkan penyebab insiden tersebut.

Analisis oleh Laura Bicker, juru BBC News di Seoul

“Kecil kemungkinan” kalau tembakan dari Korea Utara dicopot dengan sengaja, menurut militer Korea Selatan. Tapi pada tahap ini belum jelas alasan penilaian itu.

Bahkan jika insiden ini adalah kecelakaan atau kesalahan perhitungan, itu menunjukkan betapa pentingnya bagi pasukan di Zona Demiliterisasi untuk menjaga kepala dingin menetapkan memastikan situasi tidak bertambah buruk.

Jika tembakan itu adalah keputusan yang lebih strategis dari Korea Utara maka tersebut masalah yang sangat berbeda.

Waktunya menarik. Hanya 24 jam sejak pemimpin Korea Memajukan Kim Jong-un muncul kembali sesudah 21 hari absen. Ada selalu sejumlah besar latihan militer dalam Korut dalam beberapa bulan belakang untuk meningkatkan kesiapan bertempur dalam “perang yang sebenarnya”, menurut media pemerintah.

Pyongyang kala menggunakan taktik eskalasi untuk de-eskalasi, menunjukkan kekuatan militernya untuk memajukan daya tawar dalam negosiasi-negosiasi dalam kemudian hari.

Namun bukti bahwa tembakan itu disengaja akan mengecewakan banyak orang pada Korea Selatan. Ada banyak upaya yang dilakukan dalam dua tahun terakhir untuk meredakan ketegangan kurun kedua negara setelah Presiden Moon Jae-in bertemu Kim Jong-un. Ke-2 belah pihak menandatangani perjanjian tentara — setiap tembakan yang disengaja akan melanggar perjanjian itu.

Ini pertama kalinya dalam lima tahun pasukan Korea Utara mengarahkan langsung ke Korea Selatan. Insiden terakhir terjadi ketika seorang tentara Korea Utara berlari melintasi garis demarkasi militer untuk membelot ke Korea Selatan.

Daerah demiliterisasi (Demilitarised Zone atau DMZ) dibentuk di penghujung Perang Korea pada tahun 1953 untuk menciptakan zona penyangga antara kedua negara.

Selama dua tahun terakhir, pemerintah di Seoul berusaha mengubah perbatasan yang dijaga sendat itu menjadi zona damai.

Meredakan ketegangan militer pada perbatasan adalah salah satu kesepakatan yang dicapai para pemimpin ke-2 negara dalam konferensi tingkat agung di Pyongyang pada September 2018.

Kemunculan kembali Kim Jong-un di depan umum, sama dengan dilaporkan oleh media pemerintah Korea Utara pada hari Jumat, menyusul absennya pemimpin negara itu pada depan publik selama hampir tiga minggu yang memicu spekulasi kuat di seluruh dunia tentang kesehatannya.