Peristiwa Covid-19 meningkat jelang Natal, Sydney batasi pergerakan warga

Negara bagian terpadat di Australia mengumumkan penyekatan baru untuk wilayah Greater Sydney demi mengendalikan kasus Covid-19 yang semakin meningkat.

Pertemuan antar famili akan dibatasi sebanyak 10 karakter dan tempat-tempat seperti hotel dibatasi hingga 300 orang hingga Rabu (23/12). Warga sudah diminta tetap tinggal di rumah.

Kasus-kasus Covid-19 terlihat di daerah Pantai Utara praja itu, yang memasuki karantina lima hari pada hari Sabtu (19/12).

Semenjak itu, penduduk Sydney sudah bergegas meninggalkan kota itu menjelang Natal.

Ribuan orang sudah melakukan perjalanan dari kota dalam New South Wales (NSW) ke negara bagian tetangga Victoria.

Victoria sudah mengumumkan bahwa perbatasannya akan ditutup untuk penduduk Greater Sydney & NSW Central Coast mulai tengah malam.

Wabah tersebut juga telah membuat perlombaan kapal pesiar Sydney ke Hobart dibatalkan untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Pembatasan di Greater Sydney, termasuk Central Coast dan Blue Mountains, mampu dicabut jika tidak ada urusan penularan komunitas yang dilaporkan. Pemisahan lain yang diterapkan adalah:

  • Aturan satu orang per 4 meter persegi akan berlaku buat acara di dalam ruangan, tercatat di hotel dan tempat ibadah
  • Di tempat-tempat tersebut, jumlah pengunjung dibatasi 300 karakter
  • Menyanyi di tempat-tempat dalam ruangan tidak diperbolehkan
  • Lantai dansa tidak hendak dibuka. Pernikahan maksimal dihadiri 20 orang

Menteri Utama (Premier) negara bagian NSW Gladys Berejiklian mendesak orang-orang di wilayah Sydney untuk memakai masker di tempat umum meskipun hal itu tidak wajib.

Sebelumnya dia memohon pada semua warga untuk membatasi kesibukan mereka selama beberapa hari ke depan dan tetap di rumah “kecuali jika Anda benar-benar harus” keluar.

Klaster baru muncul hanya kaum hari sebelum periode perayaan Natal, hal yang memicu kekhawatiran bahwa pembatasan warga dapat memengaruhi rancangan perayaan Natal.

Hingga Rabu (16/12), Australia mencatat hanya satu infeksi yang ditularkan secara lokal di dalam dua minggu terakhir.

Negara Australia, yang dianggap sebagai salah satu negeri yang sukses menghadapi pandemi, telah mencatat sekitar 28. 000 infeksi Covid-19 dengan total 908 kematian, menurut data Universitas Johns Hopkins.

Tengah itu, lebih dari 250. 000 orang yang tinggal di Miring Utara Sydney telah dilarang mengalpakan rumah mereka kecuali untuk berlaku, berolahraga, belanja penting, atau urusan mendesak hingga hari Rabu.

Mereka dengan tinggal di bagian lain Sydney telah diberitahu untuk menghindari wilayah tersebut.

Pemerintah NSW telah mendesak seluruh penduduk setempat untuk memakai masker di tempat umum seperti supermarket dan gereja dan untuk “mewaspadai” penularan.

Lima keadaan ke depan digambarkan sebagai “titik kritis” oleh ahli epidemiologi Mary-Louise McLaws.

“Kami hanya bisa berharap bahwa [kasus Covid-19] terfokus di Pantai Utara, tetapi jika virus itu menyebar ke seluruh Australia, kita akan membutuhkan lebih banyak pengetatan, ” katanya.

Darimana wabah tersebut berasal?

Wabah di Pantai Utara Sydney meningkat menjadi 68 kasus di dalam hari Minggu (20/12), dengan 30 kasus baru tercatat dalam waktu 24 jam.

Pengujian telah menunjukkan bahwa virus yang ditemukan mirip secara jenis Covid-19 yang baru-baru ini terdeteksi pada sejumlah pelancong yang dikarantina, kata pejabat negara.

Namun pihak berwenang masih belum tahu dengan jalan apa penyakit itu bisa menyebar ke masyarakat.

Mereka mengatakan virus itu telah menyebar setelah sepasang warga malang melaksanakan isolasi diri di sendi sambil menunggu hasil tes virus corona.

Kunjungan mereka pada tanggal 11 Desember ke klub lawn bowls serta pub yang populer di wilayah Avalon kini telah diidentifikasi jadi momen “penyebaran super” ( super spreader event ).

Namun, tidak jelas bagaimana bagian itu, yang tidak pernah bepergian ke luar negeri, terinfeksi.

Sejak Australia menutup perbatasannya pada bulan Maret, wabah sebagian besar kembali menyebar akibat pelanggaran sistem karantina hotel bagi pelancong internasional yang balik.

Kejadian seperti itu menyebabkan wabah terbesar Australia di Melbourne.