Virus corona: Pemerintah pusat godok PP untuk atur pelaksanaan karantina wilayah

Pemerintah pusat tengah menggodok rancangan peraturan pemerintah (PP) dengan mengatur pelaksanaan karantina wilayah dalam tengah wabah Covid-19 yang terus meluas.

Pernyataan yang disampaikan Menteri Koordinator Politik Asas dan Keamanan Mahfud MD itu menyusul keputusan beberapa kepala wilayah untuk membatasi akses di wilayah masing-masing, termasuk Kota Tegal dalam Jawa Tengah.

“Jadi (PP) akan mengatur kapan suatu daerah itu boleh melakukan pembatasan gerakan yang secara umum kerap disebut lockdown : apa syaratnya, apa yang dilarang, apa yang boleh dilakukan dan bagaimana prosedurnya. Insya Allah pada waktu dekat nanti akan keluar peraturan pemerintah agar ada kesamaan, ” kata Mahfud dalam bahan pers secara virtual pada Jumat (27/3).

Mahfud membaca bahwa UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan telah mengatur karantina wilayah.

“Itu memang kita mengenal sebutan karantina kewilayahan artinya membatasi peranjakan orang, membatasi kerumunan orang, & membatasi gerakan orang demi kesejahteraan bersama, ” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menginstruksikan penutupan 49 titik akses jalan protokol di kota dan penghubung jalan antarkampung. Penutupan akses tersebut merupakan hasil kebijakan karantina wilayah, atau lockdown , yang diambil pemerintahan setempat guna mencegah penyaluran virus corona dan akan mulai efektif pada Senin (30/3).

Pemerintah Kota Tegal di Jawa Tengah berjanji tak akan mengganggu lalu lintas pada jalan nasional di sepanjang salur pantura saat menerapkan kebijakan penyudahan wilayah, atau “lockdown”.

Kebijakan tersebut membatasi siapa sekadar yang bisa masuk dan keluar Kota Tegal dengan prosedur perizinan yang ketat. Namun demikian, kecendekiaan lokal ini tak akan mengacaukan Jalur Utama Pantura, menurut Dedy. Katanya, pembatasan hanya berlaku pada wilayah kota yang dipimpinnya.

‘Demi keselamatan warga’

Dedy menegaskan kalau ia mengambil kebijakan pembatasan itu “demi keselamatan warganya”.

“Namun harus diketahui, jalur pati pantura tetap berfungsi sebagaimana biasanya. Lock d own kita tidak menyentuh kolom utama pantura, tapi hanya urat yang masuk kota saja, ” kata Dedy Supriyono kepada wartawan Agus Maryono yang melaporkan untuk BBC News Indonesia, Jumat ( 27/3).

Ia menetapkan kepada seluruh warga Tegal buat tak keluar rumah jika tidak memiliki tujuan penting. Otoritas setempat juga akan memeriksa ketat bagus warga yang hendak meninggalkan tanah air maupun yang akan masuk ke wilayah Tegal.

Dedy mengaku sadar akan hasil ekonomi dari kebijakan ini. Oleh karena itu, lanjutnya, Pemkot Parak akan segera menyiapkan sejumlah kecendekiaan untuk mengatasi dampak buruk ekonomi terhadap warga kota Tegal.

“Di antaranya kami akan membuat surat edaran berupa pemotongan gaji seluruh PNS di Parak, untuk nantinya diperuntukan bagi masyarakat miskin yang terdampak. Besarannya sedangkan kita rumuskan, ” kata Dedy.

Selain itu, biro Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam Tegal dan Dinas Sosial juga akan mengambil langkah strategis buat mengantisipasi dampak ekonomi.

Menanggapi kebijakan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan kalau pembatasan tersebut hanya merupakan “isolasi wilayah”.

“Intinya itu bukan lockdown , hanya isolasi terbatas agar masyarakat tidak bergerak bebas. Datang tingkat itu saja, ” prawacana Ganjar seperti dikutip kompas. com di Jumat (27/3).

Sementara itu, tak semua warga menyambut kebijaksanaan lockdown Tanah air Tegal secara optimis. Soni Ds, satu diantara warga kota Tegal, mengecam kebijakan yang dinilai tergesa-gesa.

“Kebijakan wali praja Tegal soal l ockdown lokal, menurut saya terlalu tergesa gesa, mengingat ada banyak hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan, ” kata Soni.

Menurutnya, diseminasi informasi seputar virus corona yg menyentuh langsung ke masyarakat kecil masih sangat kurang. Menurutnya, tak banyak warga yang mendukung kebijakan pembatasan, “karena itu kurang mengerti soal wabah ini. ”

Pembatasan itu juga dikhawatirkan mendorong kenaikan nilai bahan-bahan pokok.

Wilayah mulai berlakukan pembatasan

Tegal bukan satu-satunya teritori dengan menerapkan berbagai kebijakan pembatasan pada wilayahnya untuk mencegah penyebaran virus corona.

Kira-kira pemerintah provinsi telah meliburkan madrasah dan mengimbau warga untuk menyekat aktivitas di luar rumah buat mengurangi kontak langsung antarwarga.

Pemerintah Banda Aceh serupa telah sepakat untuk menerapkan karantina terbatas, atau partial lockdown , yang akan berfokus pada area di mana pasien dan orang yang berpotensi terpapar atau tengah dalam pemantauan tinggal.

Masa libur sekolah di Banda Aceh juga diperpanjang hingga 1 Juni.

Pemerintah Papua memutuskan menyumbat bandara dan pelabuhan di 29 kabupaten dan kota, guna mencegah penyebaran virus corona.

Penutupan akses transportasi penerbangan dan pelayaran mulai berlaku Kamis (26/03) dan berlaku selama 14 keadaan.

“Pastinya pembatasan sosial dimaksud melarang sementara waktu orang masuk ke Papua, baik menggunakan jalur udara maupun laut. Namun transportasi barang boleh masuk, manusia yang tidak boleh, ” sirih Gubernur Papua Lukas Enembe seperti dikutip dari situs resmi Pemprov Papua.

Sementara itu, pemerintah Surabaya di Jawa Timur juga melakukan penutupan sebagian jalan protokol di Surabaya, termasuk Ustaz Raya Darmo dan Jalan Tunjungan, yang berlaku mulai Jumat (27/3) hingga Minggu (29/3) pada jam-jam yang telah ditentukan.

Kedua jalan besar tersebut akan ditutup mulai pukul 18. 00-23. 00 pada hari Jumat (27/3) serta Sabtu (28/3). Kemudian pada memukul 10. 00-14. 00 pada hari Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3).

Hingga Jumat (27/3) sore, angka kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai satu. 046, 87 di antaranya meninggal.

Lihat Pokerace99